Ventus's Story KH Birth By Sleep Final Mix finish ~

7:53:00 AM

hehehe akhirnya ventus selesai juga saya mainin di KH BBS final mix. Dulu saya mainin yang jepang jadi ngga ngerti ceritanya (seperti di post saya sebelumnya). Jadi ceritanya kira2 begini singkatnya (ini dilihat dari sudut pandang Ventus ya) *SPOILER*

Ada 3 sekawan: Ventus, Terra and Aqua. Mereka bertiga sama2 berlatih untuk jadi keyblade master. Cita2 mereka bertiga tentu aja sama, sama2 menjadi keyblade master. Nah cerita berawal dari sehari sebelum Terra dan Aqua mengikuti Mark of Mastery Exam. Ventus ngga ikut soalnya dia masih kecil dan kayaknya belum mencukupi untuk ikut exam ini. Di malam itu, mereka ngga tau kalau malam itu bakal jadi malam terakhir mereka bisa bersenang-senang bertiga sebagai sahabat.... (okay, this is a super sad sentences for me personally).

Sebelum Mark of Mastery Exam dimulai, acara dibuka oleh Master Eraqus dan Master Xehanort. Eraqus itu memang yang selaa ini membimbing mereka bertiga berlatih keyblade, terutama Terra dan Aqua yang udah dari lama jadi muridnya Master Eraqus. Master Xehanort dibilang oleh Master Eraqus datang jauh2 hanya untuk melihat exam ini. Akhirnya exam dibuka. Eraqus ngeluarin beberapa opponent namanya orb of light untuk dilawan oleh Terra dan Aqua. Ventus di situ ikut menonton  exam. Dan ternyata orb of light itu juga ikut menyerang Ventus, padahal harusnya ngga. Ternyata itu ulahnya Xehanort. Terra dan Aqua udah nyuruh Ventus buat pergi dari situ karena bahaya dan mereka khawatir sama Ventus. Tapi Ventus tetap bersikeras buat menonton exam yang sangat penting untuk Terra dan Aqua tersebut. Akhirnya Terra, Aqua dan Ventus bareng-bareng mengalahkan orb of lights itu.

Setelah semuaay selesai, Eraqus bilang, itu semua sama sekali ngga diperkirakan. Dia bilang, sebagai keyblade master, mereka harus siap dalam keadaa seburuk apapun. Lalu dimulailah exam yang sebenarnya. Terra duel dengan Aqua. Namun tanpa sadar, Terra hampir saja menggunakan kekuatan kegelapan (Darkness) saat melawan Aqua. Usai exam, Eraqus mengumumkan apakah Terra dan Aqua akan lulus sebagai keyblade master. Namun hanya Aqua saja yang lolos menjadi keyblade master, sedangkan Terra tidak, karena Terra masih menggunakan kekuatan kegelapan. Aqua dan Ventus khawatir terhadap Terra. Namun Terra pergi dan mau ditinggal sendirian untuk saat itu.

Ventus lalu pergi menuju kamarnya, di sana ia bertemu dengan seorang laki-laki yang menggunakan topeng. Laki-laki tersebut berkata bahwa Ventus sebaiknya cepat-cepat menyusul Terra kalau tidak mau Terra menjadi berubah. Ventus awalnya tersulut emosi, namun saat pria bertopeng tersebut hilang, Ventus segera pergi mencari Terra. Saat ia bertemu Terra, Terra terlihat sudah mau pergi dari "Land of Departure". Ventus memanggil Terra, tapi Terra hanya menjawab kalau tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Lalu Terra men-summon kendaraannya dan pergi ke dunia lain.

Ventus mengikuti cara Terra men-summon kendaraannya lalu pergi ke dunia lain juga. Dunia pertama yang ia temui adalah "Dwarf Woodlands". Di sana Ventus bertemu dengan para Dwarfs yang mengatakan bahwa Ventus datang ke sana untuk bermaksud jahat. Padahal Ventus hanya bertanya apakah mereka bertemu dengan orang bernama Terra. Lalu ternyata mereka tidak mengetahui siapa itu Terra. Namun mereka memberitahu bahwa selain di goa tersebut, ada tempat lain yaitu sebuah rumah di hutan. Ventus menuju ke sana dan ia tiba-tiba mendengar suara teriakan wanita dari dalam hutan. Di dalam hutan Ventus bertemu dengan Snow White. Ventus membantu Snow White terhindar dari para unversed saat menjalani hutan hingga sampai di taman. Ternyata Snow White juga tidak mengenal Terra. Akhirnya Ventus pergi lagi ke dunia lain.

Aduh ceritanya masih sangat panjang. Pokoknya akhirnya cukup sedih ceritanya.. Paling sedih sih story Terra katanya..
Intinya saya ga mungkin nyelesein cerita ini di sini.. wkwkwk panjang banget, pegel ngetiknya -_-
Lagian mungkin udah bayak yang tau juga ceritanya, gamei ni kan udah lumayan lama juga :)

oke deh, kalau anda yang belum pernah main dan merasa tertarik, mainlah. This is one of the best RPG I've ever played :)


You Might Also Like

0 comments

Feel free to comment here :)